January 4, 2017

Dampak Negatif Terlalu Banyak Konsumsi Makanan Manis Bagi Tubuh

Siapa sih yang tak suka makanan manis? Sebagian besar orang menyukai makanan manis. Berbagai macam makanan manis membuat lidah kita merasa ketagihan saat memakanya. Bukan hanya itu, mengkonsumsi makanan manis juga Bisa melonjakkan mood. Inilah yang membuat kita ingin terus merasakan makanan manis.


Tapi tahukah kalian kalau makanan manis ternyata tak bagus untuk keseahtan? Hal ini berlaku bila dikonsumsi dengan cara Lebih. Ya, seperti yang telah kita ketahui bahwa makanan manis tak lepas dari Perkataan diabetes. Memang Disorientasi satu penyebab penyakit diabetes yaitu di karenakan Lebih mengkonsumsi makanan manis. Dan bila dibiarkan akan berbahaya untuk kesehatan tubuh.
Lantas, sebenarnya apa aja sih bahaya atau karena dari mengkonsumsi makanan atau minuman manis? Sebenarnya ada banyak bahaya atau efek samping akan dirasakan seseorang bila Lebih mengkonsumsinya. Berikut ini beberapa diantara bahaya mengkonsumsi makanan manis untuk kesehatan tubuh:

Berikut ini Bahaya Terlalu banyak Mengkonsumsi Makanan Manis untuk Kesehatan Tubuh

1. Kecanduan
Gula atau makanan manis mempunyai sifat yang buruk untuk tubuh, hampir sama halnya dengan alkohol yang Bisa membuat seseorang merasa kecanduan. Biasanya, saat seseorang mengkonsumsi gula atau makanan manis mereka akan merasa ketagihan. Saat mulai ingin meninggalkan makanan manis, mereka akan merasa lapar dan kembali mengkonsumsi makanan manis atau gula.

2. Permasalahan gigi
Mengapa gula Bisa merusak gigi? Hal ini di karenakan bakteri yang ada di mulut Bisa memecah karbohidrat serta makanan manis jadi asam. Akhirnya dengan cara perlahan gigi menjadi rusak dan berlubang. Bakteri akan mengkonsumsi apapun yang berada di celah-celah gigi. Hindarilah berbagai macam makanan manis seperti permen lunak, kismis, atau roti yang Bisa merusak gigi.
Baca juga : Cara alami dan ampuh atasi sakit gigi

3. Memicu kenaikan berat badan
Bukan hanya merusak gigi, tapi juga Bisa memicu naiknya berat badan kalian. Kebanyakan makanan manis mengandung kalori yang tinggi. Inilah yang menjadi penyebab kenaikan berat badan. Apalagi mengkonsumsi makanan manis tanpa dibarengi dengan olahraga rutin, maka akan dengan mudah berat badan meningkat.
Baca juga : Cara alami menambah berat badan dengan aman dan Genjah

4. Kerusakan sel otak
Mengkonsumsi gula atau makanan manis Lebih juga berdampak buruk untuk otak. Memang makanan manis seperti cokelat Bisa membuat otak kita menjadi lebih tenang, namun bila Lebih Bisa menyebabkan kerusakan di sel otak. Berdasarkan penelitian tahun 2009 bahwa konsumsi gula mempunyai kaitan erat terjadinya penuaan yang terjadi dalam sel-sel otak.

5. membagikan racun untuk organ hati
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh para ahli, bahwa gula dan alkohol mempunyai efek beracun untuk organ hati. Mengkonsumsi gula Lebih Bisa menyebabkan terganggunya fungsi organ hati yang dikarenakan di karenakan kerusakan. Oleh sebab itu disarankan untuk semua orang supaya mengurangi konsumsi gula atau makanan manis.

6. Diabetes
Diabetes memang sering dikaitkan erat dengan gula. Sebab, mengkonsumsi gula atau makanan manis merupakan Disorientasi satu penyebab terjadinya penyakit diabetes. Berdasarkan penelitian, bahwa gula yaitu resiko terbesar diabetes. Apabila mengkonsumsi Lebih akan membuat sistem insulin dalam tubuh menjadi terganggu, dan karena tak terkontrol maka akan terjadi peningkatan resiko terkena penyakit diabetes tipe 2.

7. Persmasalahan jantung
Konsumsi gula Lebih juga Bisa menyebabkan berbagai masasalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, kolesterol Dursila, serta trigliserida, dimana keadaan ini Bisa memicu meningkatnya penyakit jantung dan juga diabetes. Oleh sebab itu disarankan untuk kalian untuk mengurangi konsumsi gula atau makanan manis supaya terhindar dari penyakit jantung.

8. Membunuh diam-diam
Hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan di tahun 2008, bahwa konsumsi fruktosa Lebih Herbi dengan peningkatan resiko kondisi resistensi leptin. Leptin merupakan hormon yang memberi tahu otak bila perut sudah kenyang. bila tubuh menemui resistensi leptin, maka otak tak akan merasakan bila perut sudah kenyang. Inilah yang menyebabkan ingin makan dan makan terus. Dalam jangka panjang akan menyebabkan obesitas hingga menyebabkan kematian.

9. Kanker
Setiap manusia mempunyai sel kanker dalam tubuhnya. Dan tubuh mempunyai mekanisme sendiri untuk mematikan sel kanker, sehingga sel tersebut tak berkembang menjadi kanker yang mematikan. Mengkonsumsi gula Lebih Bisa menyebabkan rusaknya mekanisme tersebut. Inilah yang menyebabkan sel kanker mudah berkembang. Belum lagi akhir-akhir ini ada studi yang menunjukkan bahwa gula yaitu nutrisi bagus untuk sel kanker untuk berkembang.



Berapa Porsi Ideal Konsumsi Gula per Hari


Makan banyak gula tidak hanya membuat gemuk. Konsumsi berlebih pencipta rasa manis ini juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Asosiasi Makanan dan Obat AS (FDA) mengingatkan agar asupan gula wanita tidak lebih dari 100 kalori per hari, atau enam sendok teh (25 gram). Sedangkan laki-laki sebesar 150 kalori gula atau sembilan sendok teh (37,5 gram).

Sayangnya, masih banyak orang yang mengonsumsi gula dalam porsi berlebihan. Terbukti, riset terhadap 6.000 orang menemukan, hampir 16 persen kalori sehari-hari berasal dari gula. Kelompok tertinggi memakan rata-rata 46 sendok teh gula per hari. Sementara kelompok terendah rata-rata hanya mengonsumsi gula sekitar 3 sendok teh setiap hari.

Penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat ini juga mengungkap, orang yang makan gula terlalu banyak berisiko memiliki kadar trigliserida tinggi dan kolesterol baik Hdl rendah.

"Seperti diet tinggi lemak, gula meningkatkan trigliserida dan kolesterol tinggi," ujar Dr Miriam Vos dari Emory School of Medicine mengenai temuannya yang dimuat dalam Jurnal American Medical Association. Kondisi ini dapat memicu terjadinya serangan jantung.

"Asupan gula penting bagi kesehatan jangka panjang. Sekarang bagaimana cara untuk mengurangi asupannya," ujar Vos seperti VIVAnews kutip dari laman MSNBC.

Sementara sejak beberapa waktu lalu, Amerika Serikat juga mulai merekomendasikan pengaturan natrium dalam makanan untuk menekan pengidap penyakit jantung. Di beberapa negara bagian termasuk New York dan California, pemerintah mengambil pajak atas minuman ringan untuk membiayai pengobatan berbagai penyakit yang dipicu obesitas.


Demikianlah informasi mengenai Bahaya Makanan Manis untuk Kesehatan Tubuh.

Semoga informasi diatas bermanfaat. Terimakasih.



references by tipskesehatan, viva

 
Like us on Facebook