MASUKAN KATA DI KOTAK BAWAH INI UNTUK MENCARI.. LALU KLIK TOMBOL "SEARCH"

March 15, 2014

Perkiraan Lokasi Terakhir Pesawat Malaysia Airlines

Baca Artikel Lainnya

Sudah hampir satu minggu pesawat terbang MH370 dari Malaysia menuju Cina yang membawa 239 penumpang belum juga ditemukan keberadaannya. Beberapa spekulasi mengenai lokasi jatuhnya pesawatpun bermunculan. Berikut 4 lokasi yang diduga jadi tempat jatuhnya pesawat tersebut,


Samudra Hindia
Para penyelidik yang melakukan pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 kini punya kekhawatiran besar. Dikhawatirkan, pesawat yang hilang tersebut saat ini berada di bagian paling dasar Samudera Hindia!

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/8/89/2004_Indian_Ocean_earthquake_-_affected_countries.png


"Ada kemungkinan besar bahwa pesawat kini berada di bagian paling dasar Samudera Hindia," kata seorang pejabat Amerika Serikat kepada CNN, seperti dilansir News.com.au, Jumat (14/3/2014).

Komandan kapal perang Amerika Serikat (AS) mengilustrasikan proses pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 dari Selat Malaka dan Laut China Selatan ke Samudera Hindia seperti pindah dari meja catur ke lapangan sepakbola. Seberapa luas sebetulnya samudera Hindia?

Kemungkinan pesawat jatuh di Samudera Hindia dilontarkan oleh mantan pilot British Airways, Alastairs Rosenschein. Dia menduga pesawat kehilangan tekanan udara di kabin dan membuat pingsan seluruh penumpang serta awaknya. Pesawat berbalik arah dan terbang hingga sejauh ke Samudera Hindia, antara Madagaskar dengan Australia. Kemungkinan lain yang paling kuat adalah pesawat juga bisa sampai ke Laut Arab.

Untuk memastikan dugaan ini, kapal perang AS USS Kidd bergerak menuju lautan dalam itu. Namun pencarian tidak akan mudah. Sebab, Samudera Hindia adalah laut terluas nomor tiga di dunia.



 Selat Malaka
Informasi yang diungkap ke publik menyatakan bahwa sekitar 40 menit setelah lepas landas dari Kuala Lumpur pada Sabtu (8/3) di hari atau pukul 01.20 waktu setempat, pesawat MH370 sudah melewati Pantai Timur Malaysia dan hendak mengudara di atas wilayah Laut China Selatan menuju wilayah Vietnam.
http://sangam.org/2007/06/images/string_of_pearls_000.jpg

Namun Komandan Angkatan Bersenjata Malaysia (RMAF) Jenderal Tan Sri Rodzali Daud menyatakan bahwa, pada Sabtu (8/3) pukul 02.40 waktu setempat, pesawat tiba-tiba masih bisa terdeteksi berada di dekat Pulau Perak, sebuah pulau di kawasan Selat Malaka. Hal ini aneh karena lokasi tersebut berada di Pantai Barat Malaysia.

"Setelah itu, sinyal dari pesawat menghilang," ucapnya kepada media Malaysia, Berita Harian dan dilansir The Guardian, Rabu (12/3/2014).

Tidak lama kemudian, pernyataan tersebut dibantah langsung oleh Rodzahli. Dalam pernyataan terbarunya, Rodzali menyangkal informasi bahwa pesawat tersebut sempat terdeteksi di wilayah Selat Malaka yang ada di Pantai Barat Malaysia.

"Saya meminta agar kesalahan laporan tersebut diperbaiki dan dibenarkan demi mencegah kesalahanpahaman lebih lanjut atas laporan yang tidak akurat dan tidak benar," tegas Rodzali dalam pernyataannya yang dilansir The Star, pada Rabu (12/3).

Namun secara terpisah, seorang pejabat militer setempat mengungkapkan keanehan ini kepada media Reuters. "Pesawat berganti jalur setelah Kota Bharu (ada di Pantai Timur Malaysia) dan kemudian mengambil ketinggian rendah. Pesawat berhasil mencapai Selat Malaka," ucapnya.



Laut Cina Selatan
Satelit canggih milik China berhasil menangkap tiga buah benda berukuran besar yang mengambang di perairan laut. Penemuan ini diyakini bisa menjadi pintu masuk melacak keberadaan pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370.
http://www.portalkbr.com/berita/luarnegeri/__icsFiles/afieldfile/2013/07/01/laut.gif


Tiga benda itu tersebar dalam radius 20 km di 105,63 derajat Bujur Timur dan 6,7 derajat Lintang Utara. Ukuran yang tampak dari benda tersebut adalah 13x18 meter, 14x19 meter dan 24x22 meter.

Sejatinya, China berhasil mendeteksi keberadaan tiga benda ini hanya sehari setelah Malaysia Airlines dinyatakan hilang, atau pada Minggu (9/3). Namun mereka baru merilis ke publik pada Rabu (12/3) kemarin.

Posisi benda itu ditemukan di sekitar perairan Laut China Selatan. "Ini (benda) tempatnya tepat di mana itu seharusnya," kata mantan direktur National Transportation Safety Board, Peter Goelz seperti dilansir CNN, Kamis (13/3/2014).

 Teluk Benggala
Proses pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH 370 yang hilang sejak seminggu yang lalu terus dilakukan. Pencarian pun tidak hanya fokus di Laut Cina Selatan, bahkan sampai ke kepulauan Andaman, India.
http://cdn.production.liputan6.com/medias/650422/big/malaysia-airlines-map-cropped.jpg


Dilansir dari Reuter, Sabtu (15/3/2014), beberapa pulau tak berpnghuni di sekitaran Andaman juga tak luput dari tim pencarian. Kepulauan Andaman terletak di Samudera Hindia tepatnya di Teluk Benggala, yang juga menjadi titik pencarian Malaysia Airlines tersebut.

Angkatan Laut India telah mengerahkan dua pesawat Dornier dan melacak seluruh pulau-pulau dengan luas total 720 km. Juru bicara militer India Harmeet Singh, mengatakan memang sampai saat ini pihaknya belum menemukan apa-apa.

"Operasi ini seperti menemukan jarum di tumpukan jerami," kata Singh.




http://cdn3.tnwcdn.com/wp-content/blogs.dir/1/files/2013/07/139693652-645x250.jpg
Mungkinkah posisi pesawat sudah meledak atau sengaja dildakan ? dan puingnya ada di dasar laut y cukup dalam ?
Ataukah dibajak ? dan dibawa ke suatu tempat tersembunyi?
Entahlah//
Kita tunggu saja....


 http://www.fmtborneoplus.com/wp-content/uploads/2014/03/mh370.jpg












references by detik
modified by  +Agung YuLy Diyantoro 

 
Like us on Facebook